Di dalam wordpress tentunya sudah banyak widget-widget yang dibuat oleh para developer. Bagi mereka yang sudah tua di wordpress membuat sebuah widget bukanlah hal yang sulit, tapi mungkin banyak pemula yang bertanya-tanya bagaimana sih cara membuat widget di wordpress??
Nah, disini saya akan menjelaskan cara membuat widget wordpress itu sendiri.  Untuk latihan, kita akan membuat widget ini dalam sebuah plugin. Oke, untuk permulaan silahkan buat sebuah file baru di wp-content/plugindengan nama widget_gue.php. Lalu isi dengan code ini:


/*
Plugin Name: Widget Gue
Plugin URI: http://www.domain.com
Description: Sebuah widget sederhana
Author: Nur Rohmat
Version: 1
Author URI: http://www.domain.com
*/
Next.. Ada 3 fungsi (function) utama dari sebuah widget, yaitu:
  • function form()
  • function update()
  • function widget()

Kerangka Dasar

Kerangka dasar dari sebuah widget wordpress sebenarnya sangat sederhana. Coba perhatikan kode di bawah ini:
class widget_gue extends WP_Widget{ //Contoh widget class
 function widget_gue(){} //Pengaturan widget (nama,deskripsi,dll)
 function form(){} //form di halaman admin
 function update(){} //fungsi ketika widget diupdate/ disimpan
 function widget(){} //tampilan dari sebuah widget
}
add_action('widgets_init', create_function('', 'return register_widget("widget_gue");')); // fungsi untuk me-load widget_gue

 Langkah 1

Kita akan membungkus widget ini dalam sebuah class. Nama dari class ini sangat penting. Nama class dan nama function harus sama.
class widget_gue extends WP_Widget{}
Selanjutnya kita akan memberi identitas dari widget tersebut. Sebagai contoh kita akan memberikan nama .
function widget_gue(){
        parent::WP_Widget(false, $name=__('Widget GUE','wp_widget'));
        }

Langkah 2  function form()

Tahap selanjutnya kita akan membuat form di halaman admin. Sebagai contoh kita akan menambahkan sebuah text input (untuk judul widget) dan sebuah textarea (untuk isi widget).
function form($instance){
  if ($instance){
   $teks=esc_attr($instance['teks']);
   $isi=esc_attr($instance['isi']);
   }
  else{
   $teks='';
   $isi='';
   }
  ?>
  
  get_field_id('teks');?> value="" />
  
  
  

Langkah 3 function update()

Fungsi update digunakan  untuk menyimpan data yang di inputkan user ke dalam form. Syntax-nya cukup sederhana
function update($new_instance,$old_instance){
  $instance=$old_instance;
  $instance['teks']=strip_tags($new_instance['teks']);
  $instance['isi']=strip_tags($new_instance['isi']);
  return $instance;
  }

Langkah 4 function widget()

Langkah selanjutnya kita akan mengatur tampilan dari widget yang kita buat. Kita akan menampilkan judul dan parameter lain yang dapat di edit user di menu widget. Kita juga akan menambahkan variabel-variabel khusus seperti$before_widget, $after_widget, $ before_title, dan $after_title.
 function widget($args,$instance){
  extract($args);
  $judul=apply_filters('widget_title',$instance['teks']);
  $isi=$instance['isi'];
  
  echo $before_widget;
  //Tampilkan judul
  if ($judul) echo $before_title.$judul.$after_title;
  
  //Tampilkan isi
  if( $isi) echo '
'.$isi.'
'; echo $after_widget; }

 Langkah 5

Langkah terakhir nih. Kita akan me-load widget_gue dengan menggunakan fungsi add_action().
add_action('widgets_init', create_function('', 'return register_widget("widget_gue");'));
Yups, itu langkah-langkah sederhana dalam membuat widget di wordpress. Untuk kode selengkapnya seperti ini:


  
  get_field_id('teks');?> value="" />
  
  
  '.$isi.'
'; echo $after_widget; } } add_action('widgets_init', create_function('', 'return register_widget("widget_gue");')); ?>